Insineralis (Insinerator Penyaring Karbon Ramah Lingkungan Dengan Ijuk, Karbon Aktif, Cangkang Telur Dan Air Kapur Serta Pemanfaatan Panas Pembakaran Sebagai Sumber Pembangkit Listrik)

Authors

  • Faiz Sakti Hiramsyah SMP Negeri 1 Boyolali, Jalan Merbabu 37 Boyolali
  • Sila Nur Fadhila SMP Negeri 1 Boyolali, Jalan Merbabu 37 Boyolali
  • Cattleya Arin Tamara SMP Negeri 1 Boyolali, Jalan Merbabu 37 Boyolali

DOI:

https://doi.org/10.53697/jid.v4i1.46

Keywords:

Environmentally Friendly Incinerator, Waste-to-Energy Generator, Circular Economy, Sustainable Innovation, Regional Competitiveness

Abstract

Pemanasan global dan penumpukan sampah telah menjadi isu krusial yang menuntut solusi inovatif dan berkelanjutan. Inovasi INSINERALIS (Insinerator Penyaring Karbon Ramah Lingkungan dengan Ijuk, Karbon Aktif, Cangkang Telur dan Air Kapur Serta Pemanfaatan Panas Pembakaran sebagai Sumber Pembangkit Listrik) hadir sebagai jawaban atas permasalahan sampah dan kebutuhan energi, sekaligus upaya signifikan untuk mengurangi emisi karbon di udara. Konsep ini secara fundamental mendukung ekonomi sirkular dengan mengubah limbah padat menjadi sumber daya energi dan mengurangi dampak polusi, sehingga menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan bertanggung jawab di tingkat lokal. Melalui survei dan pengujian kinerja menggunakan Xiaomi Air Detector Tester Kualitas Udara CO2 TVOC HCHO 5in1 - XT1, INSINERALIS terbukti efektif mengurangi kadar karbon dioksida pada asap hasil pembakaran sampah hingga 55% (dari 5000 ppm menjadi 2246 ppm) berkat sistem penyaring yang inovatif dengan ijuk, karbon aktif, cangkang telur, dan air kapur. Lebih lanjut, inovasi ini mengintegrasikan 12 unit Peltier TEC1-12706 yang memanfaatkan panas sisa pembakaran sampah untuk menghasilkan efek Seebeck. Pengukuran menggunakan digital multimeter HABOTEST HT109L menunjukkan kemampuan pembangkitan listrik AC sebesar 220V yang mampu menyalakan lampu 50 watt. Dengan demikian, INSINERALIS tidak hanya menawarkan solusi komprehensif untuk pengelolaan sampah tanpa dampak lingkungan negatif, tetapi juga menyediakan sumber energi alternatif dari limbah. Inovasi ini memiliki potensi besar untuk peningkatan daya saing daerah Boyolali dengan menawarkan model pengelolaan limbah yang efisien, mengurangi ketergantungan energi, serta menumbuhkan kapasitas inovasi teknologi berbasis keberlanjutan.

References

Achmad, R. (2004). Kimia lingkungan. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Jabbar, I. (n.d.). Rancang bangun incinerator sederhana limbah rumah tangga menggunakan filter karbon aktif dan air.

Khoir, U. M., Wahyuni, A. T., Putri, A. D., Vembry, A., Kartikaningsih, H., Salsabila, S. P., Nugroho, D. A., Ikhsan, M. F., Izzadin, M. R., & Sahida, D. M. (2025). Pengelolaan sampah anorganik melalui alat pembakar sampah alternatif untuk mewujudkan lingkungan sehat. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 8.

Kreith, F. (1997). Prinsip-prinsip perpindahan panas. Surabaya: Erlangga.

Lasmana, A. (2021). Rancang bangun alat pembakar sampah (incinerator). Jurnal ..., 2(1), 35–40.

Muchlisinalahuddin, M., & Kesuma, D. S. (2020). Tempat pembakaran sampah organik ramah lingkungan. Rang Teknik Journal, 3(1), 131–138.

Muldiani, R. F., Supriyanti, Y., Gantina, T. M., Koesoemah, N. H., & Pratama, D. (2024). Penerapan teknologi filter asap untuk penanganan gas buang insinerator pada pengolahan sampah. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 117–124.

Narto, A., & Utari, R. (2023). Implementasi alat pembakar sampah menggunakan smart portable incinerator dalam penanggulangan sampah dari pengoperasian kapal. Jurnal Sains dan Teknologi Maritim, 24(1), 49–60.

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Reduce, Reuse, dan Recycle melalui Bank Sampah.

Prasetiyadi, P., Wiharja, W., & Wahyono, S. (2018). Teknologi penanganan emisi gas dari insinerator sampah kota. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 11(2).

Purba, J. D. (2015). Rancang bangun tangki pembilasan insinerator sampah ramah lingkungan terhadap efektivitas kadar partikulat gas buang.

Rafidah, F., & Abidin, K. (2025). Analisis gas buang insinerator dengan filter arang aktif berbasis limbah organik. Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, 13(1).

Ramadhani, Y. K. I., Muslim, M. I., Rosadi, A. H., & Fadillah, N. A. (2025). Menuju lingkungan bersih dan masyarakat berdaya melalui pengelolaan sampah berbasis incinerator di desa. Jejak Publisher.

Safrizal. (2014). Distributed generation pembangkit listrik tenaga sampah kota (PLTSA) tipe incinerator solusi listrik alternatif kota Medan. In Seminar Nasional Teknologi dan Informatika 2014. Muria Kudus University.

Sasmita, A. (011). Kajian model emisi karbon dioksida dari kegiatan transportasi di Kota Surabaya (Laporan Tesis). Program Magister Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Sri Subekti, P. B. (2020). Pembakar sampah rendah emisi dengan air sebagai filtrasi. Jurnal …, 6(2), 1–10.

Sudarman. (2010). Meminimalkan daya dukung sampah terhadap pemanasan global. Profesional, 8(1).

Syamsiro, M., Setyono, P., Hariyanti, K., & Sutanto, G. (2024). Kajian teknologi alternatif pengolahan sampah padat perkotaan menjadi energi terbarukan ramah lingkungan. J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin, 9(1), 19–30.

Downloads

Published

2025-06-28

How to Cite

Hiramsyah, F. S., Fadhila, S. N., & Tamara, C. A. (2025). Insineralis (Insinerator Penyaring Karbon Ramah Lingkungan Dengan Ijuk, Karbon Aktif, Cangkang Telur Dan Air Kapur Serta Pemanfaatan Panas Pembakaran Sebagai Sumber Pembangkit Listrik). Jurnal Inovasi Daerah, 4(1), 19–28. https://doi.org/10.53697/jid.v4i1.46

Issue

Section

Articles